Kalkulator Subnet Online Gratis
Hitung subnet IP, masker, rentang host, dan alamat broadcast.
Who uses the Kalkulator Subnet?
- Insinyur jaringan yang merencanakan alokasi alamat IPv4 untuk penerapan pusat data atau kantor.
- Siswa yang mempersiapkan sertifikasi CCNA dan jaringan dengan berlatih subnetting.
- Administrator sistem yang mengonfigurasi aturan firewall dan kebijakan routing dengan notasi subnet yang benar.
How the Kalkulator Subnet works
Masukkan alamat IPv4 dengan panjang prefiks CIDR (misalnya, 192.168.1.0/24) di kolom input.
Klik "Calculate" untuk langsung melihat: alamat jaringan, alamat broadcast, host pertama/terakhir, subnet mask, jumlah host yang dapat digunakan, kelas IP, dan mask biner.
Hasil muncul dalam tabel di bawah kolom input.
Ubah panjang prefiks dan hitung ulang untuk membandingkan berbagai ukuran subnet pada jaringan yang sama.
Tips & tricks
- Alat ini hanya untuk IPv4 — memasukkan alamat atau prefiks IPv6 akan menghasilkan error "Invalid IP/prefix".
- Tidak ada output wildcard mask bawaan atau tabel pembagian subnet — untuk itu, hitung secara manual dari subnet mask yang diberikan alat ini, atau gunakan alat subnetting Cisco khusus.
- Tidak ada pemeriksa "apakah kedua IP ini berada dalam subnet yang sama" — bandingkan hasil Alamat Jaringan untuk dua entri CIDR secara manual.
- Kolom Kelas IP (A/B/C) mencerminkan pengalamatan berbasis kelas historis berdasarkan panjang prefiks, bukan sistem CIDR tanpa kelas yang sebenarnya digunakan sejak tahun 1990-an — perlakukan ini hanya sebagai informasi.
Frequently Asked Questions
Apa itu notasi CIDR?
Notasi CIDR (Classless Inter-Domain Routing) menyatakan alamat IP dan subnet mask-nya secara bersamaan: 192.168.1.0/24. Angka setelah / adalah panjang prefiks — jumlah bit yang digunakan untuk bagian jaringan. /24 = mask 255.255.255.0.
Berapa banyak host yang dapat digunakan pada subnet /24?
Sebuah /24 memiliki total 2^8 = 256 alamat. Kurangi 2 (alamat jaringan dan alamat broadcast) = 254 alamat host yang dapat digunakan. Rumus: 2^(32-prefiks) − 2 host yang dapat digunakan.
Apa saja ukuran subnet yang umum?
/30 = 2 host (koneksi point-to-point), /29 = 6 host, /28 = 14 host, /27 = 30 host, /26 = 62 host, /25 = 126 host, /24 = 254 host, /23 = 510 host, /22 = 1022 host.
Apakah alat ini menghitung wildcard mask?
Tidak — alat ini menghasilkan subnet mask (misalnya, 255.255.255.0) tetapi bukan wildcard mask kebalikannya yang digunakan dalam ACL Cisco dan konfigurasi OSPF. Untuk mendapatkan wildcard mask, balikkan setiap oktet subnet mask secara manual (255 dikurangi setiap oktet).
Apakah alat ini mendukung subnetting IPv6?
Tidak — kalkulator ini hanya menerima alamat IPv4 (format desimal bertitik dengan prefiks /0–/32). Alamat atau prefiks IPv6 akan ditolak sebagai input yang tidak valid.
Is my data safe when using the Kalkulator Subnet?
Completely safe. The Kalkulator Subnet processes everything locally in your browser. No input data, results, or usage information is ever transmitted to or stored on any server.
How current is the data returned by the Kalkulator Subnet?
The Kalkulator Subnet fetches live data in real time each time you run it. Results reflect the current state of the server or domain at the moment of the request.
Why does the Kalkulator Subnet sometimes return different results than other tools?
Results depend on the real-time state of the target server and DNS propagation, which can vary by geographic region and caching TTL. If you see inconsistencies, wait a few minutes and re-test — DNS changes can take up to 48 hours to propagate fully worldwide.