Encoder/Decoder HTML Online Gratis
Encode dan decode entitas HTML secara instan.
Who uses the Encoder/Decoder HTML?
- Developer web yang membersihkan konten buatan pengguna sebelum me-render-nya di HTML untuk mencegah XSS.
- Penulis konten yang mengenkode karakter khusus seperti tanda kutip dan ampersand dalam HTML artikel dan postingan blog.
- Developer yang mendekode entitas HTML yang ditempel dari CMS atau halaman hasil scraping kembali menjadi teks biasa.
How the Encoder/Decoder HTML works
Tempel teks atau konten HTML Anda ke kolom input.
Klik Encode HTML Entities untuk mengonversi & < > " ' / menjadi entitas HTML yang setara.
Atau klik Decode HTML Entities untuk mengonversi entitas HTML (termasuk yang bernama seperti ©) kembali menjadi karakter biasa.
Salin hasilnya dengan tombol Copy, atau klik Clear untuk memulai lagi.
Tips & tricks
- Encode hanya menyentuh & < > " ' / — tidak akan mengubah © atau tanda pisah panjang menjadi entitas, jadi jangan mengandalkannya untuk konversi simbol lengkap.
- Decode menangani entitas HTML valid apa pun yang dikenali browser Anda, bukan hanya enam yang dihasilkan Encode — ia menggunakan parser HTML browser itu sendiri.
- Selalu enkode karakter & terlebih dahulu saat menulis entitas secara manual — mengenkodenya terakhir akan menyebabkan enkode ganda pada entitas yang sudah ditulis.
- Baris jumlah karakter di bawah output menunjukkan persis berapa banyak teks Anda bertambah panjang (atau pendek) setelah pengkodean atau dekode.
Frequently Asked Questions
Apa itu entitas HTML dan mengapa saya membutuhkannya?
Entitas HTML adalah kode teks yang merepresentasikan karakter yang memiliki makna khusus di HTML: < memulai tag, & memulai entitas, > mengakhiri tag. Untuk menampilkan karakter ini secara harfiah di HTML tanpa diinterpretasikan sebagai markup, Anda mengenkodenya: < → <, & → &.
Apa perbedaan antara pengkodean HTML dan pengkodean URL?
Pengkodean HTML mengonversi karakter menjadi entitas HTML untuk tampilan aman di halaman web (&, <, >). Pengkodean URL mengonversi karakter menjadi urutan persen-encoded untuk digunakan di URL (%26, %3C, %3E). Keduanya melayani tujuan berbeda dan tidak dapat dipertukarkan.
Karakter apa saja yang dienkode alat ini?
Encode mengonversi tepat enam karakter: & → &, < → <, > → >, " → ", ' → ', / → /. Alat ini tidak mengonversi simbol lain seperti © atau — menjadi entitas; untuk itu, masukkan kode entitasnya langsung.
Apa perbedaan antara entitas bernama dan entitas numerik?
Entitas bernama (&, <, ©) lebih mudah dibaca tapi memerlukan dukungan browser untuk nama spesifik tersebut. Entitas numerik menggunakan titik kode desimal (&) atau heksadesimal (&) sebagai gantinya. Decode di alat ini menangani keduanya — parser HTML browser Anda menyelesaikan entitas valid apa pun.
Kapan saya harus menggunakan pengkodean HTML pada konten buatan pengguna?
Selalu enkode teks buatan pengguna sebelum memasukkannya ke HTML untuk mencegah serangan XSS (Cross-Site Scripting). Jika pengguna memasukkan <script>alert('XSS')</script>, enkode menjadi <script>alert('XSS')</script> agar tampil sebagai teks, bukan kode yang bisa dieksekusi.
Is my data safe when using the Encoder/Decoder HTML?
Completely safe. The Encoder/Decoder HTML processes everything locally in your browser. No input data, results, or usage information is ever transmitted to or stored on any server.
Can I use the Encoder/Decoder HTML output in commercial projects?
Yes. The Encoder/Decoder HTML is a utility tool and its output carries no licensing restrictions. You are free to use results in any project, commercial or personal.
Does the Encoder/Decoder HTML follow official standards?
Yes. The Encoder/Decoder HTML is built to comply with the relevant industry standard or specification for this utility type. If you encounter an unexpected result, verify your input against the specification — edge cases outside the standard may produce undefined behaviour.